Oh...!
Selamat
datang cinta....
Rengkuhlah
aku ke haribaan pelukanmu yang memabukkan !
Terbangkanlah
aku ke hamparan luas cakrawala yang tak
bertepi,agar aku kian mengerti segala rahasia kehidupan
Yang
selama ini tersembunyi..
Semua
ini akan ditunaikan padamu oleh sang cinta.....
Supaya
bisa kau pahami rahasia hatimu,
Dan
di dalam pemahaman , dia menjadi sekepeing hati kehidupan...
“Inspirasi
CINTA Kahlil Gibran”
-Pertemuan-
Sore itu anak – anak sudah
berkumpul di aula, berbagai macam siswa perwakilan sekolah datang untuk ikut
serta dalam acara workshop yang membahas tentang kepemimpinan untuk menghadapi
kegiatan MOS, semua peserta ini akan di latih untuk bagaimana menjadi seorang
panitia MOS di sekolahnya .
Aku dan sahabatku ikut dalam
kegitan itu, oia sebelumnya kenalin namaku Aliya dan sekarang aku duduk di
kelas 12 tapi karena belum adanya ajaran
baru jadi sepertinya aku masih kelas 11, satu lagi kenalin juga sahabatku ,
namanya Zahra satu kelas juga denganku, aku sudah akrab dan saling kenal cukup
lama bahkan aku dan sahabatku mempunyai kesamaan yang lucu,dari mulai tanggal
lahir, bulan ,tahun bahkan sampai rumah
sakitnya, aku kenal Zahra sejak kita SMP dulu.
***
“dia cakep banget tuh al yang
pake kacamata” Zahra menunjuk ke arah seseorang.
“yang mana sih ra???” tanya Aku
penasaran
”itu lohh , masa kamu gak liat
sih al “ Zahra memperjelas
” oh... itu, biasa ajah, kacepan
juga yang pake baju biru “ ujar Aku sambil menoleh ke arah seseorang yang aku
maksud.
“ah biasa aja cakepan juga dia !” ujar Zahra
Ketika Aku dan Zahra sedang asik
membicaraan seseorang yang kita suka ternyata acaranya pun sudah di mulai.
“kalian semua bawa sapu tangan
kan??” tanya kakak senior
“bawa kak !!” serentak
“baiklah sekarang kalian turun
kelapangan !” ujar kakak senior
Dan semua peserta workshop turun
untuk berkumpul di lapangan atas intruksi dari kakak senior.
“kita mau diapain ya??” tanya Aku
“mana aku tau , tanya aja sama
kakak seniornya” jawab Zahra
“jeh!!” jawab Aliya singkat
Sekarang semua berkumpul yang aku
kenal disini tidak banyak,karena dari berbagai macam sekolah,semua yang ada
disini aku perhatikan satu persatu,dan hanya 1 yang aku mata ku tuju,yaitu seseorang
yang memakai baju biru.
“sekarang kalian tutup matanya
semua dengan sapu tangan yang kalian punya !” ujar kakak senior memberi arahan
“kalian disini untuk pembagian
kelompok , kakak akan kasih ke kalian kertas yang bertulis nama kelompok
kalian,yang di tulis itu berupa nama hewan dan setelah itu kalian harus meniru
suara hewan tersebut “ . ujar kakak senior yang lain kembali memberi arahan.
“aduh mudah – mudahan kita satu
kelompok ya al” ujar Zahra
“iya !”, jawab Aku Singkat
“satu lagi mudah – mudahan kita
juga Satu kelompok sama dia “ujar Zahra sambil menunjuk seseorang yang dia
maksud
“jehhh cape deh,, amin juga deh..hehehe”
jawab Aku sambil senyum kecil.
“kamu jg mau toh al, hehehe”ujar
Zahra sambil mengenggol bahu ku
Atas instruksi dari kakak senior
yang sudah memberi selembar kertas di tangan semua perserta termasuk aku,aku
pun membuka sapu tangan yang menutupi mataku dan melihat nama yang ada di
kertas itu, ternyata aku memdapatkan kelompok kucing , ingin sekali rasanya aku
bilang ke Zahra tapi karena tidak boleh sama kakak seniornya ya udah aku diam
saja dan aku kembali menutup mataku dengan sapu tanganku
“meonggg... meong.... “ teriak ku
“meong... meong “
“mbeeee.. mmbeee...”
“gukk.. guk...”
Begitulah suara – suara yang aku
dengar banyak sekali namun aku harus mencari suara yang sama seperti ku yaitu
meonggg, yang berarti kucing dan akhirnya aku bertemu semua kelompok ku, dan
tanpa aku sadari , aku satu kelompok dengan cowok yang Zahra tadi tunjuk
sedangkan aku melihat Zahra satu kelompok dengan cowok yang memakai baju biru
atau yang tadi aku tunjuk,aku pikir ini kejadian aneh. Dan disitu aku bekenalan
dengan kelompok ku ada Andar, Ani, sara , ayu dan cowok yang Zahra maksud itu,
tenyata bernama Awan,iya AWAN, bagus juga namanya.
***
“Aliya , nama dia siapa???” Tanya
Zahra
“oh, namanya Awan,trus kalau dia
namanya siapa??” tanya Aku lagi
“ dia namanya dhana, kok bisa
terbalik gini ya al??” ujar Zahra
“iya, aku juga bingung , ya udah
sana kamu balik ke kelompok kamu , nanti di omelin loh..!”
“oke deh ,bye Aliya sayang”
Acara pun dimulai lagi dan
sekarang jadwalnya pemberian materi,
kegiatan inilah yang membuat aku jenuh,namun setelah aku kenal dengan Awan
jenuhnya pun hilang
“cingcang..... cingcang...ngooookkk
siapa sih yang terekstradisi semalem ahh kenapa aku sampai gak liat lagi” Awan
berbicara sendiri
“oh.. Andra “ jawabku tiba – tiba
“lah.. kamu juga suka sama orang
terakhir ?” tanya Awan
“iyalah, aku tuh paling suka sama
aa dozeg,kalau kamu?” tanya aku
“aku tuh sukanya sama Andra , eh
pas kamu bilang dia udah terekstradisi jadi lemes aku” jawan Awan
Mulai dari situlah aku dan Awan
berbagi cerita,aku sudah merasa akrab dengan dia walaupun baru kenal,Awan
sangat seru ,gokil dan bisa ngebuat aku senang , hmmm Awan is my best
friend !
***
Keesokan harinya.....
karena acara ini melatih kepemimpinan
dan kesiapan kita para calon panitia MOS sekolah, maka acara ini berlangsung
selama 2 hari jadi mau enggak mau aku dan teman – teman yang lain harus
menginap di sekolah.
“haii Aliya” sapa Awan pada pagi
itu kepadaku
“haii juga Awan “ jawabku sambil
senyum manis kepadanya
“haii Aliya !!!” tiba – tiba
Zahra datang dan mengagetkanku
“tadi si Awan nyapa kamu ya? “
tanya Zahra
“iya tuh,kenapa?cemburu
ya???”ledekku
“gak tuh biasa ajah,oia Awan itu
orangnya gimana sih,kayanya kamu udah akrab aja sama dia” tanya Zahra penasaran
“biasa ajah ko nanya tentang dia
sih,hayooo.....” ledekku kembali kepada Zahra,melihat Zahra sepertinya sedang
cemberut karena aku ledekkin terus , aku merasa kasihan sama dia.
“iya deh, Awan itu orangnya gokil
banget, seru lagi dikira aku tuh dia orangnya pendiam tapi ternyata salah,
apalagi pas aku tau kalau dia tuh juga suka nonton orang terakhir sama
sepertiku” jawabku dengan sangat jelas
Oia aku lupa apa itu orang
terakhir ,orang terakhir itu acara reality show yang sedang memperebutkan
sebuah rumah , acaranya bagus dan para kandidatnya juga seru – seru, aku tuh
paling suka sama aa Dozeg yang berciri khas cingcang...cingcang,
sedangkan Awan suka sama Andra yang berciri khas Ngooookkkk...
“ahhh orang terakhir mulu kamu
mah,aneh banget suka banget sama yang begituan..” ujar Zahra
“biarin aja, buktinya bukan aku
aja yang suka si Awan juga suka kan?” jawabku dengan bangga
Aku pun langsung meninggalkan
Zahra ,karena aku tau kalau aku debat sama dia aku pasti bakalan kalah ,dia tuh
paling jago kalau soal debat karena dia adalah teman aku yang paling cerewet.
“heh !!! Aliya aku belum selesai
ngomong..!Aliya !!teriak Zahra memanggilku
***
“ih sumpah ya kamu tuh orangnya
asik tapi berisik banget,jadi pusing aku sama kamu wan” ujarku sambil sedikit
tertawa
“baru tau ya kalau aku tuh
orangnya asik,, Awan gitu lohh” jawabnya Awan dengan bangga di depanku
“ iya tau deh, tapi kalau aku
tantang kamu,kamu mau terima gak tantanganku?” tanya ku
“tantangan apa , Awan akan selalu
siap dengan tantangan.hehehe” bangganya awan menjawab tantangan aku
“ kamu tuh berisik banget kan?
Coba kalau aku tantang kamu gak bicara selama satu jam aja, bisa gak??”
tantangan ku untuk awan
“ cuman satu jam?? Ahh mudah
banget, okey bakalan aku terima tantangan itu ,dan mulai sekarang hingga satu
jam yang akan datang aku gak bakalan ngomong sedetikpun !!”
Setelah beberapa menit Awan benar
– benar menjalankan tantanganku, dia sama sekali tidak bicara sedikitpun, Awan
hanya diam tapi tiba – tiba Awan memberiku buku yang betuliskan “minta no hp kamu dong sama tanda tangan
kamu buat kenang- kenagan “ aku juga membalsnya dengan tulisan “kasih gak ya???” dia membalas dan aku
membalas , disitu kita malah berkomunikasi melalu tulisan sama saja sih seperti
bicara langsung, bedanya cuman di tulisannya.
Acara yang berlangsung 2 hari itu
pun berakhir, aku dan peserta lain membereskan barang – barang dan siap – siap
untuk bergegas pulang,dan disitulah pertemanku berakhir dengan Awan, udah gak
da lagi Awan yang seru, tapi di Workshop inilah aku dan Awan di pertemukan.


_Antara Perasaan dan Cinta yang lain_ 

Inbox
0828760******
Jelekkkk......
Aku mendapat
pesan dari nomor yang tidak ada nama ya karna aku juga gak kenal dengan nomor
itu,tapi sepertinya kau mengetahui siapa pengirim itu dengan melihat isi pesan
tersebut, pasti itu Awan gak salah lagi pasti Awan. Namun disitu aku pura –
pura saja tidak mengetahuinya akupun
membalas pesan tersebut
Siapa ini?.....
Dan diapun
membalas lagi sms aku.
Masa gak tau , orang yang paling autis...
hahahaha, udah tau belum??
Ohh pasti Awan ,ya kan??? balasku
Akupun
membalasnya begitupun dengan dia,aku dan Awan sekarang malah dekat kita sering
sms ,walau hanya dengan sms Awan tetap tidak berubah ,dia tetap asik,seru,tiada
hari tanpa smsan dengan Awan, Aku senang sekali punya teman seperti Awan, namun
disitu aku bingung ,ada apa denganku?kok aku merasa bahagia? Jangan....
jangannn.. enggak !! Enggak boleh ,aku punya kekasih yaitu Affa ,dia pacarku !!
***
Affa :
hallo..aliya kamu lagi Apa??
Aku : Aku lagi belajar
Affa : oh, aku
ganggu ya?
Aku : lumayan
sih
Affa : ya udah
nanti lagi ya aku telepon kamu kalau
kamu udah selesai belajarnya
Aku : ya udah
Affa : ok deh
byeee
“Maaf Affa aju
sengaja bilang lagi belajar padahal enggak,aku lagi sms an sama Awan, sekali
lagi maaf ya “ bicara ku sendiri
Tanpa disadari
aku pun mulai merasakan getaran – getaran yang aneh dan akupun mengetahuinya
rasa itu yaitu “CINTA” , ternyata aku jatuh cinta dengan Awan tapi aku bingung
sama perasaan ini ada aku, Awan , Zahra
dan Affa, Aku suka sama Awan tapi Affa itu pacarku, Zahra yang sahabatku juga
dengan Awan, kenapa ini bisa terjadi.
***
Aliya mau tau gga siapa pujaan hati Awan??
Melihat sms dari
Awan tentang pujaan hatinya , aku merasa penasaran apakah aku yang menjadi
pujaan hatinya atau orang lain?? Aku membalasnya “ gak tau,kasih tau dong...”
Iya nih Awan kasih tau, namanya itu pada
huruf 1 , 12 , 9 , 25, 1 ,Aliya pasti
tau deh...
Melihat balesan
dari Awan tenyata aku adalah pujaan hatinya, ternyata perkiraan aku selama ini
benar. Sekarang aku tidak tau bagaimana perasaan ku antara senang dan bingung..
maafkan aku Affa , maafkan aku Zahra.
***
Malam itu aku
masih sibuk dengan aktifitasku yang biasa yaitu menggenggam hp ku , aktifitas
apalagi selain sms dengan Awan ,masih teringat sama kata – kata Awan kepadaku
setelah memberitahu pujaan hatinya “Awan
suka sama Aliya, Awan Sayang sama Aliya , aliya mau gak jadi pacar Awan, Aliya
adalah perempuan yang membuat Awan jatuh cinta untuk pertama kalinya”. Aku
masih tidak percaya kalau Awan juga suka sama aku, walaupun aku belum menjawab
pertanyaan Awan ,aku cuman bilang supaya Awan bicara langsung padaku.
Sementara aku
sedang asik mengobrol dengan Awan melalui sms tiba- tiba affa menelpon ku,aku
menjawab telepon itu, namun saat aku sedang mengobrol sama Affa, disitupun aku
sedang asik smsan dengan Awan, Affa marah sama aku mungkin karena aku tidak
terlalu menghiraukan dia.
Affa : kenapa
sih kamu aliya, kayanya sibuk banget kotak katik keypet hp kamu !!
Aku : kok kamu
malah marah sih, teman aku sms cuman mau tanya masa aku gak bales !
Affa : Alah bohong ajah ! dari kemaren – kemaren aku
perhatiin kamu cuek sama aku, kamu udah bosen sama aku? Bilang ajah!!!
Aku : kamu kenapa sih , aku lagi gak mau ribut, pusing
!
Affa : yaudah putusin aku aja kalau gitu !
Aku : yaudahlah kalau kamu mau itu kita putus !
Tutt tutt
tuuttt....
Seketika telepon itu langsung aku matikan, dan
sekarang udah jelas bahwa aku dan Affa udah putus ,
Saat itu aku tidak
tahu bagaimana perasaan ku, di hari yang sama di waktu yang sama aku putus dan
ada seseorang yang menyatakan cinta ,karena aku bingung dan butuh temen cerita
, akupun menghubungi Zahra,
Aku : hai Zahra,aku
mau cerita ni....aduhh pusing deh..
Zahra : sabar jeng,
udah mau cerita apa ?
Aku : hari ini adalah hari teraneh yang pernah aku alami.. di hari yang
sama aku putus dan langsung ada yang nyatain cinta ke aku, aku bingung banget ni
ra.
Zahra : coba satu satu kamu ceritain ke aku, pertama kenapa kamu putus
sama Affa?
Aku : aku capek dan sebel sama ke egoisan dia, aku tadi teleponan sama
dia sambil sms –an eh dia marah nyuruh aku putusin dia ya udah aku minta putus
ajah,,,ya kan?
Zahra : aduh Aliya,panjang ya ceritanya, hehe.. hmmm iya sih ,ya udah
itu hak kamu ,mudah – mudahan itu pilihan terbaik kamu,terus yang nyatain cinta
siapa?
Aku : hmmm...
Disitu aku hanya terdiam , aku
lupa kalau Zahra juga suka sama Awan , kalau aku bilang Zahra pasti sedih dan
bahkan bisa marah sama aku , apalagi waktu aku kasih tau ke dia soal aku deket
sama Awan..aduhhhh
Zahra : haloo Aliya????Siapa?
Aku : hmmm... siapa ya?
Zahra : kayanya aku tau deh siapa
orangnya..
Aku : siapa?
Zahra : Awan kan ? dah jujur aja
! (kedengarannya jutek)
Aku : iyah ,kamu gga marah kan ?
Zahra : Aliya aku mau belajar,
udah dulu ya , bye
Tuutt tuttt tutt....
Seketika Zahra langsung mematikan
teleponnya, dan hal seperti ini yang aku tidak mau, Zahra pasti marah sama aku,
Aku coba sms dia , minta maaf tapi tidak mendapat respon atau balesan dari dia,
ya Tuhan kenapa seperti ini, aku tidak mau Zahra sahabat aku marah sama aku.
***
Awan : Assalamualaikum Aliya
Aku : waalaikum salam,
Awan : kamu ko belum jawab
pertanyaan aku yang kemaren sih..
Aku : (diam) hmmm...
Awan : Kenapa ? kamu gak suka ya
sama Aku?
Aku : gak ko, kamu tuh cemenn
banget , masa nembak cewek dari sms sih , gak gentle banget.
Awan : aku gak cemen ko, Awan bakalan buktiin ke Aliya kalau Awan
lelaki yang gentle, kapan kita ketemu?
Aku : buat apa?
Awan : ya aku mau nembak kamu langsung ,gimana malam minggu besok,
okey !! udah dulu ya , byee Aliya..
Aku : lah,, Awan ..
Tuttt tuttt tutt,.....
Belum sempat aku melanjutkan
bicara Awan menutup teleponnya, Aku harus gimana nih, *berfikir*, oia besok kan ada rapat osis ,
aku pasti ketemu sama zahra,
Keesokan harinya....
Aku mencari keberadaan Zahra, aku
akan jelasin dan minta maaf ke dia, aku tidak mau musuhan sama Zahra,di ujung
ruangan akhirnya aku melihat Zahra sedang mengobrol dengan anak osis lainnya,
akupun langsung menhgahampiri Zahra
“hai Zahra ..” ujarku
“ hai juga Aliya “ Jawabnya jutek
“bisa ngomong berdua gak ?” tanya
ku berharap dia dia menerima ajakkanku
“ ya udah...” jawab Zahra
“Zahra aku minta maaf, aku belum
menerima Awan ko, kalau kamu gak suka aku jadian sama dia , aku gak bakal
terima dia ko,maafin aku Zahra.. “ dengan wajah harapanku kepada Zahra
“ kamu kan tau, dari Awal aku tuh suka sama Awan, kamu kan sukanya sama Dhana,
tapi kenapa kamu malah nusuk aku, sakit banget Aliya, kamu tuh sahabat aku
kenapa kamu tega sama Aku, “ Zahra membalas
Aku tidak berani melihat wajah
Zahra, aku tau Zahra pasti sakit , aku juga kalau di posisi dia pasti akan
melakukan hal seperti itu, aku hanya bisa diam, diam tidak bisa membalas ucapan
zahra
“ kamu kenapa diam Aliya? ,
semalem aku abis cerita sama kakak aku masalah ini, dia menasihati aku, kalau
cinta gak selamanya bisa kita miliki, jangan memaksakan seseorang untuk
mencintai kita, dan juga jangan merusak persahabatan hanya karena cinta, aku
memang sakit hati sama kamu, tapi aku gak mau egois, aku gak mau persahabat
kita putus hanya karena cowok, aku gak marah ko sama kamu aliya , kamu boleh
menerima cintanya, “ dengan bijaknya Zahra bicara
Disitu aku baru sadar kalau
sahabatku Zahra bisa se dewasa itu, aku terkesima sama cara bicaranya Zahra
terhadap ku, Zahra sabatku yang paling bisa mengerti aku, dia bisa menerima dan
memaafkan kesalahanku.
“zahra kamu bener gak marah sama
aku?makasih ya, kamu memang sahabat aku yang paling aku sayang” ujarku
*berpelukan*
Dan akhirnya aku dan Zahra
kembali seperti biasa, seolah – olah tidak pernah ada konflik di antara kita ,
_Pertemuan Singkat Cinta_
Hari ini hari sabtu, aku sungguh
tidak sabar menuggu datangnya malam nanti , malam dimana Awan akan menyatakan
cinta langsung kepadaku,hari – hari yang aku lewati sebelum hari ini sangat
menyenangkan. sekarang Awan mulai perhatian sama aku , dia selalu menanyakan
kabarku, bertanya aku sedang apa?udah makan belum?. setiap pagi dan malam
selalu mengucapkan Selamat pagi Aliya.. Selamat malam Aliya mimpi indah ya....
selalu seperti itu.
Malam minggu......
Aku sedang bersiap – siap menunggu
kehadiran Awan, baru saja Awan bilang sedang on the way untuk menjemput aku,
aku tidak tahu apakah Awan tahu rumah aku atau tidak, tapi tidak
apalah,sekalian ujian buat dia.
Aliya dimana Awan udah sampe ni
Melihat sms dari
Awan kalau Awan sudahsampai, aku langsung menhampiri nya.
“hai Aliya ...”
sapa Awan
“halo Awan ... “
aku balik sapa
“ayo kita jalan
..” ajak Awan
“ ok ....!
Setelah sampai
di tempat yang di tuju, aku melihat Awan sangat kebingungan, seperti kehilangan
sesuatu.
“kamu kenapa
Awan?” tanyaku
“hp Awan kemana
ya,tadi kayanya Awan taro di kantong deh ..”jawab Awan sambil kebingungan
“kok bisa ?coba
periksa lagi di kantong kamu..” kataku
“udah, tapi gak
ada, apa di jalan ya jatuh ya, Aliya mau cari dulu kan hp Awan,?” kata Awan
“iya udah Aliya
ikut !”
Sepanjang jalan
mata kita hanya tertuju dijalan, aku melihat Awan masih kebingungan,tapi
akhirnya Awan melihat hpnya jatuh di jalan, ku lihat wajah Awan yang tadi
kebingungan tiba – tiba cerah kembali.
“ alhamdulillah
hp Awan ketemu ..aduh kalau hilang bisa di omelin sama orang tua aku..” ujar
Awan
“ bagus deh ,
untung ketemu..” jawabku
Dan akhirnya aku
dan awan kembali ke tempat yang tadi kita tuju,
tempatnya sepi , tapi indahh banget. Untuk ke dua kalinya aku melihat
wajah Awan yang kembali kebingungan tapi sepertinya tidak sedang kehilangan
sesuatu lagi deh.
“kamu kenapa
lagi Awan? Ada yang hilang?” tanyaku
“ gak ko, Awan
cuman bingung gimana cara bilang dan nyatain cinta sama Aliya ..” jawab Awan
yang membuat aku sedikit ketawa dalam hati,
Tiba – tiba.......
Datang seseorang
bapak – bapak menhampiri kita ber dua
“kamu tinggal
dimana dek?” tanya bapak – bapak itu kepada Awan
“hmm di blok A
pak..”jawab Awan
“ngapain kalian
berdua disini, inikan sudah malem ,sepi lagi tidak baik berduaan di tempat
ini....” ujar bapak – bapak itu
“ baik pak kami
pulang, makasih pak”ujar Awan
Dan akupun hanya
bisa terdiam , aku mengetahui kalau bapak – bapak itu ternyata Security ,
security itu menganggap kita macam – macam , gimana mau macam – macam untuk
nyatain cinta ajah Awan masih tidak berani. Akhirnya kita pun pulang, sepanjang
jalan kita mengobrol
“ahh Awan gak
berani, cemen...!” aku meremehkan Awan
“ Awan gak
berani ni, gugup banget...” ujar Awan
“ya udah gak
usah ajah !” disitu aku sudah mulai tidak menghiraukan Awan
“ yaudah Awan
suka sama Aliya, Awan syang sama Aliya, Aliya mau gak jadi pacar Awan?” Tanya
Awan
Akihrnya Awan
memberanikan diri untuk mengatakan cinta, Walau kata – katanya masih gugup
“hmm .. gga
ahh,,gak salah lagi..” kataku
Aku dan Awan
sekarng resmi berpacaran, pertemuan singkat ini menjadikan kita bersatu dalam
sebuah cinta, hari – hari aku sekarang bahagia kembali setelah aku putus dengan
Affa , walaupun kita sering bertengkar tapi pertengkaran itu kita jadikan
sebagai kisah kita.
Bersambung
......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar